08 November, 2009

Saya Berdoa Dan Berjanji


Sudah hampir dua minggu ayah dan bonda saya berangkat meninggalkan tanah air untuk mengerjakan ibadah haji. Selasa lalu, berangkat dari Madinah ke Makkah. Berada di Makkah sudah hampir lima hari.

Saya rindu dengan mereka. Lumrahlah rasa rindu tu. Saya sangat bertuah lahir ke dunia ini memiliki ayah bonda seperti mereka. Ini bukan sesi memuji yang berpanjangan. Cuma luahan tulus dari seorang anak.

Mohon maaf kepada siapa yang rasa jengkel membacanya, tapi saya yakin sahabat-sahabat yang datang ke teratak saya ini memiliki hati mulia dan bahagia.

Waktu ini saya menanti tiba hari cuti persekolahan agar bisa pulang ke rumah, bertemu nenek, atuk dan adik-adik tersayang.

Setiap hari saya berdoa untuk kedua ayah bonda. Doa yang tiada henti segalanya mengharapkan yang terbaik untuk mereka. Dipermudahkan urusan dan ibadat, dilindungi dari marabahaya, dikurniakan haji yang mabrur, dipanjangkan usia, dan di tajdidkan niat demi sebuah ibadah.

Saya tiada henti berdoa, Allah bahagiakan mereka dan kasihi mereka sebagaimana mereka membahagiakan serta mengasihi saya dan adik beradik sewaktu kecil.

Jika ada insan yang memandang sinting dan sinis terhadap ayah dan bonda saya, saya berikrar akan mendoakan yang terbaik untuk insan-insan itu dan saya bersumpah atas nama anak, dengan kudrat yang ada, maruah ayah dan bonda tidak akan saya biarkan tercalar.

Buat ayah dan bonda, tenanglah kalian dalam beribadat. Letakkan pergantungan sepenuhnya kepada Allah. Insya Allah, 10 disember kita bertemu lagi.

0 comments: